NGAWI - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Bawaslu Ngawi), meluncurkan Pemetaan Kerawanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 di Ballroom Notosuman, Jalan Raya Ngawi Solo, pada Minggu ( 18/8/2024).
Dalam peluncuran tersebut mengundang 135 berbagai unsur masyarakat dan dihadiri oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) mulai Bupati, Kapolres, Dandim, Sekda, Kejaksaan, Lapas, Pengadilan Negeri, dan Kesbangpol Ngawi.


Ketua Bawaslu Ngawi, Yohanes Pradana mengatakan, pemetaan ini dalam rangka pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, merujuk pada Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) serta bagaimana mengatasi segala kemungkinan buruk yang terjadi.
"Karena dalam Pilkada itu, sangat sulit untuk menyelaraskan seluruh kepentingan yang ada. Oleh karena itu, IKP atau ndeks Kerawanan Pemilu itu bisa untuk mengatasi semua kemungkinan yang buruk," katanya usai pembukaan, dihadapan awak media.
Lebih lanjut Yohanes menambahkan, IKP merupakan pengambilan sumber data dari hasil kerawanan pemilu pilihan legislatif (Pileg) pada bulan lalu dan tambahan serta masukan dari stakeholder terkait isu atau bahasan dalam peta kerawanan pemilu.
"Tujuannya peluncuran pemetaan kerawanan ini sebagai bentuk mitigasi kerawanan pemilu 2024, langkah mitigasi harus disosialisasikan secara maksimal. Artinya apa yang akan disiapkan upaya mitigasinya menghasilkan sesuatu yang baik sehingga kerawanan tidak terjadi," ujarnya.
Pada peluncuran Pemetaan Kerawanan Pilkada Ngawi 2024 ini, Bawaslu mengundang berbagai unsur organisasi masyarakat dan awak media. Dengan harapan, mereka juga turut membantu pengawasan, bilaman menemukan pelanggaran dan kerawanan Pilkada.
“Saya berharap kegiatan ini, sekaligus sebagai momen untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong. Baik itu penyelenggara, pemda, dan aparat keamanan serta stakeholder terkait dalam menjaga Kabupaten Ngawi. Tidak ada kesuksesan yang diraih secara tunggal, sukses dapat diraih melalui sinergi, kolaborasi dan strongpartnership," pungkasnya.
Belum ada komentar.