NGAWI - Dinas Perdagangan Perindustrian Dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pada industri hasil tembakau.

Kegiatan bimtek yang didanai dari anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2024 itu digelar selama tiga hari dari tanggal 17 hingga 19 September 2024 di Kota Malang, Jawa Timur.

Bimtek peningkatan kapasitas SDM Industri hasil tembakau tersebut diikuti oleh 40 karyawan dan karyawati industri serta buruh tani tembakau yang menjalankan kegiatan usaha produksi di Kabupaten Ngawi.

Turut hadir bimtek yakni Kepala DPPTK Ngawi, Sekretaris DPPTK dan Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Ngawi.

Kepala DPPTK Ngawi, Kusumawati Nilam menerangkan bimtek bertujuan meningkatkan kemampuan SDM dalam pengelola perusahaan (Industri Rokok).

"Bimtek ini bagian dari motivasi agar industri tembakau terus berupaya meningkatkan produktivitasnya," kata Nilam, Senin (22/9/2024).

"Selain meningkatkan kemampuan produktivitas, pelaku usaha juga diharapkan  mampu meningkatkan kualitas rokok yang dihasilkan," ujar Nilamg menambahkan.

Informasi yang dirangkum Suara Ngawi, output dari bimtek yang akan dicapai meliputi, terjadi peningkatan  kemampuan dan pengetahuan dari setiap individu pelaku industri rokok dan dapat meningkatkan jumlah produksi secara efisien dan berkesinambungan.

"Melalui bimtek ini DPPTK Ngawi meminta para IKM rokok bisa tetap eksis dengan tetap memperhatikan kualitas dan mencari usaha lain selain rokok dengan bahan baku tembakau," tutupnya.