NGAWI - Mendukung pemerintah dalam menanggulangi dampak penyebaran virus Covid-19 di lembaga pendidikan, Sekolah Menengah Negeri 2 Ngawi (SMPN 2 NGAWI) melakukan kegiatan vaksinasi bagi 398 murid untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Kepala sekolah SMPN 2 Ngawi Hari Priyono menjelaskan, bahwa suntik vaksin untuk anak didiknya berjumlah 398 dari total murid sebanyak 868 siswa.

"Siswa yang mengikuti vaksin sejumlah 398 dari total siswa secara keseluruhan sebanyak 868 siswa. Kenapa yang vaksin lebih sedikit dari jumlah siswa keseluruhan yang ada, karena 470 siswa sisanya sudah mengikuti vaksin yang digelar oleh pemerintah daerah yang dibuka untuk umum, dan gelaran vaksin yang diselenggarakan di desa-desa wilayah tempat tinggal masing-masing siswa," ujar Hari Priyono kepada awak media, Selasa (28/9/2021).

Hari Priyono menjelaskan, bahwa SMPN 2 Ngawi sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka, namun sebelum siswa masuk ruangan, terlebih dahulu dilakukan swab antigen.

"Lusa kemarin sekolah kami sudah melaksanakan PTM, mereka yang masuk kita lakukan swab antigen terlebih dahulu. Dan tentu dilakukan persiapan yang matang merujuk pada peraturan surat keputusan bersama 4 menteri, terutama masalah prokes harus ketat," jelasnya.

"Kemudian mengenai metode PTM dilaksanakan pembagian waktu sesuai nomor urut daftar hadir siswa, artinya satu kelas berisi 32 siswa dibagi menjadi dua sesi (50 Persen). Tiga hari untuk nomor urut 1 – 16 (Senin – Rabu), tiga hari selanjutnya nomor urut 17 – 32 (Kamis – Sabtu), dan maksimal PTM selama 4 jam dalam sehari," pungkas Hari Priyono.