NGAWI - Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) adalah program layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan, ketrampilan dan sikap berwirausaha sesuai dengan kebutuhan dan peluang usaha yang ada di masyarakat.
Seperti halnya yang dilakukan PKW tata rias pengantin solo puteri, telah berhasil melaksanakan uji kompetensi lokal kepada puluhan peserta didik dalam Program Kecakapan Wirausaha (PKW), yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Ngawi pada, Selasa (9/8/2022) lalu.

Kepala Bidang Paud Dikmas Dikbud Ngawi Zainal Fanani menyebut, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Saridewi yang telah sukses melakukan uji kompentensi, peserta didik PKW dirasa sudah mumpuni masuk di dunia kerja.
"Banyaknya lembaga kursus dan pelatihan yang berkembang di Kabupaten Ngawi dinilai memiliki peran besar mengurangi jumlah pengangguran. Menurut saya lulusan LKP Saridewi ini diyakini mampu bersaing menjadi wirausaha," ujar Zainal Fanani, saat dihubungi suarangawi.com
Dikatakan Zainal Fanani, program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini mendapatkan respon yang baik di tengah-tengah masyarakat terutama dalam membantu kebutuhan masyarakat yang semakin hari semakin berkembang terutama di bidang tata rias pengantin
"Apalagi saat ini sangat dibutuhkan untuk penata rias yang berkompeten, profesional dan mampu memenuhi kebutuhan saat ini, semoga apa yang dilaksanakan pada kegiatan tersebur para peserta mampu bersaing dengan dunia luar," pungkasnya.
Salah satu peserta uji kompetensi mengaku sangat terbantu atas program dari pemerintah pusat khususnya kementerian pendidikan dan kebudayaan, dirinya percaya diri mampu dan siap berwirausaha usai mengikuti program PKW melalui LKP Saridewi.
"Kami sangat senang bisa menjadi peserta didik program wirausaha ini, sehingga kami mendapatkan ilmu dan ketrampilan sesuai harapan kami. Mudah-mudahan ini bisa membantu perekonomian saya dan kawan-kawan disini," ucap Yuliana peserta uji kompetensi.
Belum ada komentar.