NGAWI - Warga Dusun Winong, Desa Jambangan, Kecamatan Paron, digegerkan penemuan mayat seorang wanita dalam keadaan tanpa busana.

Mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di pinggir Sungai Winong, tersangkut dahan pohon bambu. Kondisi mayat sudah membengkak, wajah susah dikenali dan membusuk.

Masyarakat setempet menduga, korban meninggal karena tenggelam lalu terseret arus banjir sungai dari Gunung Lawu yang menerjang wilayah Paron beberapa hari yang lalu.

Menurut informasi mayat perempuan itu adalah warga Desa Jogorogo, inisial S (51). Ia telah dilaporkan hilang sejak Selasa 17 Februari 2026. S disebut mempunyai riwayat gangguan jiwa dan sering menyendiri duduk di atas batu pinggir sungai.

Peristiwa ditemukan mayat perempuan tersebut pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Warga setempat mencium bau busuk hingga masuk di pemukiman warga.

Yusuf warga setempat bersama warga yang lain berinisiatif mencari sumber bau busuk itu, kemudian saat di sungai, terdapat mayat tertelungkup dengan kondisi kepala tertimbun sampah.

"Awalnya kami menduga itu bangkai hewan, saat dilihat lebih dekat ternyata mayat manusia. Kemudian saya melapor ke perangkat desa dan polisi," ungkap Yusuf.

Sementara itu Kapolsek Paron AKP M Nur Haris mengatakan, usai mendapatkan laporan anggotanya bersama Tim Inafis Polres Ngawi dibantu relawan melakukan evakuasi mayat tersebut.

"Mayat diperkirakan berusia 40 hingga 50 tahun, saat ditemukan kondisinya tersangkut di tepi sungai," ujar Haris.

"Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Soeroto Ngawi untuk dilakukan identifikasi dan visum sambil menunggu pihak keluarga," tutupnya.