NGAWI - Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera blusukan ke sekolah guna mencegah terjadinya kriminal. Salah satu yang dikunjungi adalah MTsN 4 Ngawi pada, Kamis (21/7/2022).
Dalam blusukannya ke madrasah tersebut, Dwiasi menyampaikan tentang bahaya bermain game online, mengingat maraknya game online yang disalahgunakan untuk berjudi.
"Kita sengaja melakukan sosialisasi terkait anti judi online untuk mencegah kasus kriminal pada anak di bawah umur. Salah satu judi online yang digandrungi anak sekolah adalah slot karena mudah memainkannya dan taruhannya bisa kecil," ujar Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera seperti dilansir detik.com.
Judi online, kata Dwiasi, bisa menimbulkan kriminal di kalangan anak di bawah umur karena berujung pencurian. Anak pelaku judi online yang kalah bisa nekat melakukan pencurian.
"Kalah judi online, terus ujung-ujungnya uang tabunganya habis. Sementara anak sekolah ini belum kerja. Akhirnya mereka akan menghalalkan segala cara agar mendapat uang untuk main lagi seperti mencuri uang orang tuanya atau bahkan milik orang lain. Ini jangan sampai terjadi," terangnya.
Pihaknya berharap dengan penyuluhan ini bisa menekan kasus kriminal.
"Semoga penyuluhan ini bisa menambah wawasan, serta pemahaman bahaya judi online. Sehingga para murid dapat menghindarinya," imbuhnya.
"Saya sarankan kepada para orang tua dan guru untuk mengawasi secara ketat aktivitas anaknya dalam bermain ponsel," tutupnya..
Belum ada komentar.