NGAWI - Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ngawi, melalui Bagian Perekonomian menggelar kegiatan Edukasi Keuangan, Pengenalan Produk Permodalan dan Perlindungan Usaha di Gedung Kurnia Convention Hall pada Selasa 3 Februari 2026.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Kepala Bagian Perekonomian Setda Ngawi, Irine Sulistyowati, Pengawas Perumda Air Minum Kertonegoro sekaligus Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ngawi, Totok Sudaryanto.

Selain itu juga hadir Direktur Utama BPR Syariah Ngawi, Parjiyanto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Ngawi, Setyoningsih serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi masyarakat dan puluhan pelaku usaha yang ada di Ngawi.

Sekretaris Daerah, Mokh Sodiq Triwidiyanto dihadapan puluhan pelaku usaha berpesan, edukasi keuangan dan perlindungan usaha adalah pilar krusial bagi keberlanjutan bisnis, terutama UMKM.

Melalui pemisahan keuangan pribadi-bisnis, pencatatan transaksi rutin, serta manajemen risiko diharapkan dapat menjadi acuan para pelaku usaha agar dapat mengatur pola kebutuhan dalam menjalankan usahanya.

"Salah satunya mengatur struktur biaya, manajemen utang, dana merencanakan tujuan jangka pendek dan jangka panjang," kata Sodiq.

"Misal, dengan pendapatan Rp 2 juta per bulan, ya jangan kredit HP Iphone yang pembayarannya mencapai Rp 3 juta lebih, ini namanya rugi dan mempersulit," ujarnya menambahkan.

Sodiq mengungkapkan, bahwa pelaku usaha harus mengelola keuangannya dengan baik, yang disertai mitigasi resiko atau perlindungan. "Maka ini adalah kunci stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Ngawi, Irine Setyoningsih mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah agar pelaku usaha dapat menentukan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan.

"Diharapkan masyarakat dapat memahami dengan benar manfaat dan risiko saat menjalankankan usahanya," ujar Irine.

"Tak kalah penting, pelaku usaha bisa mengetahui layanan jasa keuangan yang dipilih dan dapat meningkatkan kesejahteraannya," pungkasnya.